Rabu, 11 Juni 2014

Sharing

“Happiness quite unshared can scarcely be called happiness; it has no taste.”
Charlotte Brontë

Museum Angkut


Been a while juga ya nggak pernah posting tulisan lagi. Sejak pindah tempat kerja, memang saya jadi tambah heboh mengatur waktu. Plus CJ yang kini udah toddlers jadi demand more attention, so menulis untuk tujuan relaksasi adalah sesuatu yang rada sulit dilakukan hehehehe…

Bulan April lalu, Danny akhirnya berhasil dibujuk untuk liburan lagi. Walaupun seperti biasa, cuma sebatas liburan ke Batu – Malang hehee..

Rencana awal sih pengennya ke Taman Safari – Prigen, tapi saya dapat info dari temen kalo Jatim Park group menambah satu lokasi amusement park lagi di Batu, namanya Museum Angkut dan Movie Star Studio. Menurut teman saya, di Museum Angkut ini ada sampan yang bisa dinaikin sambil pura – pura belanja. Wah asik juga nih… jadinya kami memutuskan untuk pergi ke Museum Angkut aja. Keterangan lebih lanjut tentang Museum Angkut dan Movie Star Studia bisa diliat di http://www.museumangkut.com



Karena mau sekalian menengok oma - omanya ( tante saya ) CJ di Malang, akhirnya kami memutuskan untuk menginap di Malang aja. Kami pilih hotel kecil di kawasan jalan Semeru karena rumah oma – oma CJ dekat dengan daerah itu. (review tentang hotel di blog selanjutnya).

Kembali ke Museum Angkut, harga tiket masuknya 50rb, CJ masih free karena tinggi badan mereka masih 85cm. Waktu kami tiba di Museum Angkut, kami terkejut melihat banyaknya kendaraan yang ada di lapangan parkir, mengingat hari itu adalah weekdays. Ternyata ada sekolah yang sedang mengajak murid – muridnya field trip ke Museum Angkut.

Setelah ribet di pintu masuk, akhirnya kami berhasil juga masuk ke Museum Angkut. Sesuai dengan namanya museum ini menampilkan berbagai alat transportasi dari yang kuno hingga yang modern. Museum dibagi menjadi beberapa zona berbeda: ada zona Betawi, zona Jerman, zona Inggris, zona Perancis, dan Italy.

Sayang CJ sepertinya kurang menikmati Museum Angkut ini. Mereka cuma senang naik kereta api gratis di zona Inggris. Jessie sempet menangis waktu kami sekeluarga berfoto bersama patung Queen Elizabeth II.

Sayang juga saat berada disana hujan mengguyur kota Batu, jadi kami nggak bisa berfoto outdoor. Belum lagi ada beberapa zona yang masih under construction. Akhirnya sampailah kami di pintu keluar museum dan kamipun berjalan menuju lokasi pasar apung nusantara. Untuk menikmati sampan, kami harus membayar tiket sampan. Petugas mati – matian menyuruh CJ membayar full untuk sampan ride-nya. Saya nawar, masak tiket masuk nggak perlu bayar, naik sampan malah disuruh bayar full. Si Petugas akhirnya menyuruh CJ bayar 1 tiket untuk 2 orang. Danny yang malas ribut akhirnya menyetujuinya.  Di depan kami sudah ada 2 kelompok yang mengantri untuk naik sampan. 

Satu jam hampir berlalu tapi tidak ada tanda – tanda petugas sampan akan muncul untuk mendayung sampannya. Danny akhirnya sebal juga. Apalagi ketika Danny bertanya pada petugas di loket karcis dan jawaban petugas sungguh professional. “ Saya nggak tau kapan tukang sampannya datang, mas. “. Lha kalo nggak tau datangnya jam berapa, kok berani jual tiket. Lha kalo tukang sampannya baru datang jam 10 malam gimana ? Danny langsung uring – uringan. Danny minta uang karcisnya dikembalikan. Petugas pada awalnya menolak dan dengan ketus berkata, “ Nanti saya bantu jualkan ke orang lain aja, mas. Soalnya kalo kembalikan uang tidak bisa.”  Hehehe.. Danny yang udah bête, kepanasan, dan kelaparan dijawab begitu…meledaklah dia. Lima menit kemudian Danny dengan senyum penuh kemenangan berhasil memperoleh uang karcisnya kembali.

Oh ya Museum Angkut juga mewajibkan pengunjung yang membawa kamera untuk membayar extra fee ( nggak tau berapa). Saya sih motretnya pake iPad
dan HP, udah lebih dari cukup ( intinya nggak mau keluar duit extra hehehehe).

So far sih menurut kami, Museum Angkut & Movie Star Studio cukup menarik untuk dikunjungi tetapi mungkin fasilitas dan kualitas SDMnya masih perlu diperbaiki.








Selasa, 10 Juni 2014

The Weddings



 Bulan lalu, ada 2 acara kawinan di keluarga besar si Danny ( kokonya si Danny dan sepupunya). Dua minggu berturut- turut. Saya dan Danny udah diwanti – wanti oleh keluarga besar bahwa CJ harus ikut ke pemberkatan maupun acara resepsi.   

Muncul deh pertanyaan.. bajunya CJ ntar gimana ? Mama mertua seperti biasa udah menawarkan untuk membuatkan kostum CJ.  Tapi karena beliau sendiri juga super sibuk menyiapkan acara wedding, akhirnya CJ cuma sempat dibuatkan masing – masing 1 dress.  
 
 Dress hasil karya mama mertua. Lucu yaa...

Setelah berembug dengan Danny, diputuskan untuk acara resepsi malam hari di pesta koko, CJ akan disewain gaun di bridal dekat rumah aja. Lalu untuk acara kawinan si sepupu, CJ akan dibeliin gaun simple di department store dekat rumah.

Hasil sewa gaun di bridal deket rumah hehehe...
Setelah keliling mall seharian dan mencoba beberapa dress, akhirnya Danny sreg dengan dress warna kuning pucat dari kain tile, yang untungnya ( thanks God ) lagi promo buy 1 get 1 free hehehe…senyum Dannypun jadi kian lebar.

dress hasil buy 1 get 1
CJ cukup menikmati their first wedding parties. Mereka menikmati jadi pusat perhatian tamu – tamu lainnya. Bahkan mereka tidak menolak digendong beberapa orang. Berhubung CJ termasuk early sleepers, saat pengantin masuk ruangan pesta jam 7 mereka udah mulai rewel. Celine masih bisa bertahan sampai jam 8, tapi Jessie sudah pulas dari jam 7.30.  Walaupun nggak makan hidangannya karena mereka keburu ngantuk & bobok, CJ kayaknya cukup hepi ketemu banyak orang.

Maling Foto


Sebel…

Beberapa hari yang lalu saya di bbm ama temen. Dia menanyakan apa stroller CJ mau dijual soalnya dia liat ada iklan yang menampilkan foto stroller si CJ di tokobagus. Iseng - iseng saya cek deh di tokobagus.com, berikut nama toko yang diinfokan oleh teman saya itu. Sempet shock sih, foto yang saya posting di blog ini,  yang semata – mata saya gunakan untuk tujuan share info aja  ternyata digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk berjualan.

Anehnya kalau dia emang mau jual stroller bekasnya kenapa nggak foto strollernya dia sendiri ya ?? kok pake foto strollernya CJ.  wah…jangan – jangan….

Jadi takut dan was – was nih mau posting – posting foto lagi..jangan – jangan nanti digunakan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan – tindakan yang tidak bertanggung jawab.
ini dia ...

So to set the records right....
Kedua stroller yang fotonya tercantum di iklan yang ditayangkan di tokobagus.com tidak dijual dan saya sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan iklan yang dipasang. Berhati - hati sebelum membeli ya guys...